Perjalanan KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung atau green line mengalami gangguan signifikan pada Senin, 4 Mei 2026, akibat sambaran petir yang mengenai listrik aliran atas. Insiden ini menyebabkan penumpukan penumpang di Stasiun Tanah Abang dan memaksa petugas menutup sebagian peron untuk jalur tersebut.
Penutupan Peron Akibat Penumpukan
Salah seorang penumpang bernama Citra menceritakan pengalamannya saat terdampak gangguan ini. Ia mengaku harus mengantre panjang di Stasiun Tanah Abang. "Iya. Peron untuk arah greenline, Tanahabang-Rangkasbitung ditutup," kata Citra kepada wartawan.
Menurut Citra, calon penumpang menumpuk di jembatan peron sehingga petugas memutuskan untuk menutup sebagian area tersebut. Kondisi ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. "Calon penumpang numpuk di jembatan, tapi sebagiannya ditutup dijagain petugas. Ini udah 15 menitan lalu," ungkapnya.
Penyebab Gangguan: Sambaran Petir
KAI Commuter mengonfirmasi bahwa gangguan operasional disebabkan oleh sambaran petir pada listrik aliran atas di antara Stasiun Jurangmangu dan Pondok Ranji. Proses penanganan masih berlangsung hingga saat ini.
Rekayasa Perjalanan
Mulai pukul 17.28 WIB, KAI Commuter menerapkan rekayasa perjalanan sebagai berikut:
- Perjalanan Commuter Line dari Rangkasbitung atau Parung Panjang hanya dapat beroperasi hingga Stasiun Serpong.
- Perjalanan Commuter Line dari Tanah Abang hanya dapat beroperasi hingga Stasiun Kebayoran.
Penumpang diimbau untuk mencari alternatif transportasi atau menunggu informasi lebih lanjut dari pihak KAI Commuter. Gangguan ini juga menyebabkan penumpukan serupa di Stasiun Jurangmangu, seperti yang dilaporkan sebelumnya.



