Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang pada periode 2 hingga 3 Mei 2026. Sebelumnya, pada rentang waktu 27 hingga 29 April 2026, curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat tercatat di sejumlah daerah di Indonesia.
Data Curah Hujan Sebelumnya
BMKG mencatat curah hujan tertinggi terjadi di Sulawesi Selatan dengan angka 118,4 mm per hari. Disusul oleh Maluku sebesar 99,0 mm per hari, Bali 90,3 mm per hari, Gorontalo 81,2 mm per hari, dan Papua 76,8 mm per hari. Selain itu, Papua Barat mencatat 63,6 mm per hari, Kalimantan Tengah 57,7 mm per hari, Sulawesi Tenggara 57,5 mm per hari, Jawa Barat 57,2 mm per hari, dan Bengkulu 56,4 mm per hari.
Penyebab Fenomena Cuaca
BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh aktivitas sejumlah gelombang atmosfer yang melintasi sebagian besar wilayah Indonesia. Gelombang tersebut meliputi Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity (MRG). Interaksi gelombang-gelombang ini berkontribusi terhadap peningkatan potensi hujan lebat dan angin kencang di berbagai daerah.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kanal resmi BMKG.



