Banjir melanda Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Bencana ini mengakibatkan 120 rumah warga terendam dan satu jembatan putus, mempengaruhi 632 jiwa yang tersebar di empat desa.
Empat Desa Terdampak Banjir
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa empat desa terdampak banjir yang terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026. Desa-desa tersebut meliputi Desa Wacu Laea di Kecamatan Kulisusu, Desa Lamoahi di Kecamatan Kulisusu Utara, Desa Wantulasi di Kecamatan Wakorumba Utara, dan Desa Lapandewa di Kecamatan Kulisusu Barat.
Dampak dan Penanganan
Akibat banjir, sebanyak 120 unit rumah terendam air dan satu unit jembatan putus, mengganggu akses transportasi warga. BPBD Kabupaten Buton Utara bersama tim gabungan saat ini masih melakukan peninjauan lapangan serta pembersihan rumah-rumah warga yang terdampak. Meskipun demikian, BPBD memastikan bahwa banjir sudah surut.
Imbauan BNPB
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.



