KOMPAS.com - Sejumlah wilayah di Indonesia kini mulai memasuki musim kemarau 2026. Peralihan musim ini ditandai dengan meningkatnya suhu udara serta berkurangnya intensitas hujan di berbagai daerah.
Peningkatan Suhu dan Penurunan Hujan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, Indonesia terbagi ke dalam ratusan Zona Musim (ZOM) dengan waktu awal kemarau yang berbeda-beda. Pada Februari 2026, sebanyak empat ZOM tercatat telah memasuki musim kemarau. Jumlah tersebut kemudian bertambah menjadi tujuh ZOM pada Maret.
BMKG menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan fenomena alam yang biasa terjadi setiap tahun. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak musim kemarau, seperti kekeringan dan kebakaran hutan.
Wilayah Terdampak
Wilayah yang telah memasuki musim kemarau antara lain meliputi sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan beberapa daerah di Sumatera. BMKG terus memantau perkembangan musim kemarau dan akan memberikan informasi terkini kepada publik.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG atau aplikasi mobile yang tersedia. Tetap ikuti perkembangan cuaca dan iklim di wilayah masing-masing.



