Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengumumkan bahwa fenomena El Nino diyakini telah berkembang pada musim semi 2026. Pengumuman tersebut menjadikan JMA sebagai salah satu lembaga meteorologi besar pertama yang secara resmi menyatakan bahwa kondisi El Nino telah muncul tahun ini, sebagaimana dikutip dari News on Japan, Kamis (11/6/2026).
Dampak El Nino di Jepang
Berdasarkan pernyataan resmi JMA, wilayah Jepang saat ini tengah bersiap menghadapi lonjakan suhu di atas normal di seluruh negeri. Kondisi ini dipicu oleh peningkatan suhu permukaan laut Pasifik yang berada di atas rata-rata. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi gelombang panas dan dampak lainnya.
Penyebab dan Proyeksi
El Nino terjadi akibat pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Fenomena ini dapat mempengaruhi pola cuaca global, termasuk meningkatkan risiko kekeringan di beberapa wilayah dan curah hujan tinggi di wilayah lain. JMA terus memantau perkembangan kondisi ini dan akan memberikan informasi terkini secara berkala.
Para ahli menyarankan agar pemerintah daerah dan masyarakat mengambil langkah antisipasi, seperti menyediakan tempat pendingin umum dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan. Sektor pertanian juga perlu bersiap menghadapi kemungkinan gagal panen akibat suhu ekstrem.



