Bahlil Tegaskan BBM Subsidi dan LPG 3 Kg Tak Naik atas Perintah Prabowo
Bahlil: BBM Subsidi dan LPG 3 Kg Tak Naik, Perintah Prabowo

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan LPG 3 kilogram. Kebijakan ini merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Untuk BBM subsidi dan LPG subsidi tidak ada kenaikan, itu perintah Bapak Presiden. Tidak ada kenaikan,” ujar Bahlil dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Hotel Novotel, Lampung, Rabu (10/6/2026).

Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

Pernyataan Bahlil ini sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat menyusul langkah PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga yang resmi menaikkan harga BBM non-subsidi per Rabu, 10 Juni 2026 dini hari. Penyesuaian dilakukan melalui mekanisme evaluasi berkala dengan mempertimbangkan lonjakan harga minyak mentah dunia dan nilai keekonomian pasar, setelah berkoordinasi dengan pemerintah selaku regulator.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Berdasarkan data resmi Pertamina, kenaikan signifikan terjadi pada jenis Pertamax (RON 92) yang harganya melonjak dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter untuk wilayah Jabodetabek. Sementara itu, Pertamax Green 95 (RON 95) naik menjadi Rp 17.000 per liter dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.

Harga BBM Bersubsidi Tetap Stabil

Meskipun harga lini produk Pertamax meroket, Bahlil menjamin kestabilan harga bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Harga BBM penugasan dan subsidi dipastikan tetap bertahan di angka semula, yaitu Pertalite (RON 90) sebesar Rp 10.000 per liter dan Biosolar sebesar Rp 6.800 per liter.

Presiden Prabowo Subianto hadir membuka acara Munas HIPMI yang dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan ratusan pengusaha muda dari seluruh Indonesia. Bahlil menekankan bahwa arahan Presiden jelas: tidak ada kenaikan harga BBM subsidi dan LPG 3 kg demi menjaga daya beli rakyat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga