13 Tewas dalam Ledakan Dahsyat di Fasilitas LNG Qatar Ras Laffan
13 Tewas Akibat Ledakan Fasilitas LNG Qatar

Ledakan dahsyat mengguncang fasilitas pengolahan gas alam cair (LNG) utama Qatar di Ras Laffan pada Senin, 22 Juni 2026, menewaskan 13 orang dan melukai 66 lainnya. Insiden ini terjadi di unit yang memasok gas ke perusahaan lokal dan di seluruh Doha.

Penyebab Ledakan: Kecelakaan Teknis, Bukan Sabotase

Menteri Energi Qatar, Saad al-Kaabi, menyatakan bahwa ledakan tersebut merupakan kecelakaan dan bukan sabotase atau tindakan permusuhan. Kementerian Dalam Negeri Qatar menyebutnya sebagai "insiden teknis".

"Kehilangan tragis 13 nyawa warga negara kita yang memiliki kewarganegaraan India dan Pakistan. 66 orang dilaporkan terluka dan sedang menerima perawatan medis, tidak ada yang dalam kondisi mengancam jiwa," ujar pernyataan resmi Qatar.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak pada Ekspor dan Lingkungan

Kaabi menegaskan bahwa ledakan tersebut tidak akan memengaruhi ekspor maupun kebutuhan lokal Qatar. "Hal itu tidak akan memengaruhi apa pun terkait ekspor. Hal itu tidak akan memengaruhi apa pun terkait kebutuhan lokal kita," katanya. Ia juga menambahkan bahwa ledakan tersebut tidak berdampak pada lingkungan.

Saat ledakan terjadi, wartawan AFP di ibu kota Doha mendengar suara ledakan dari pantai utara yang berjarak 64 kilometer. Wartawan lain, yang berada 20 kilometer dari lokasi, melihat kobaran api oranye terang dan kepulan asap membubung dari area tersebut, yang merupakan pusat gas alam cair terbesar di dunia.

Korban dan Penanganan Medis

Sebanyak 13 orang tewas dalam insiden ini, sementara 66 orang lainnya dirawat di rumah sakit. Pemerintah Qatar memastikan tidak ada korban yang dalam kondisi kritis atau mengancam jiwa. Otoritas setempat terus menyelidiki penyebab pasti ledakan.

Ledakan ini menjadi perhatian global mengingat pentingnya fasilitas LNG Ras Laffan bagi pasokan energi dunia. Qatar merupakan salah satu eksportir LNG terbesar di dunia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga