WFH ASN Berlaku Hari Ini, KRL Bogor-Jakarta Tetap Dipadati Penumpang
WFH ASN Berlaku, KRL Bogor-Jakarta Tetap Padat

WFH ASN Berlaku Hari Ini, KRL Bogor-Jakarta Tetap Dipadati Penumpang

Pemerintah secara resmi telah memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah selama satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai Jumat (10/4/2026). Kebijakan ini didasarkan pada Surat Edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Menteri Dalam Negeri untuk ASN, dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan untuk sektor swasta.

Kondisi Transportasi Masih Ramai

Meskipun kebijakan WFH sudah berlaku, kondisi transportasi publik, khususnya KRL Commuter Line, masih terpantau cukup ramai. Berdasarkan pantauan di Stasiun Bojonggede sekitar pukul 07.30 WIB, jumlah penumpang terlihat relatif padat, meski sedikit lebih lengang dibandingkan hari kerja biasa.

Salah satu penumpang KRL rute Bogor–Jakarta, Lia, mengungkapkan bahwa kepadatan tidak jauh berbeda dari biasanya. "Tapi dibilang sepi enggak ya, standar aja sih. Apalagi ini kan Jumat memang relatif sebenarnya KRL dari Bogor itu agak longgar dibandingkan Senin sampai Kamis," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kepadatan penumpang kembali terasa setelah kereta melintasi Stasiun Depok. "Bahkan setelah Depok itu udah padat lagi keretanya. Untuk parkiran motor di stasiun juga nggak ada kurang-kurangnya, tetap penuh," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Kebijakan WFH

Kebijakan WFH ASN yang diterapkan setiap Jumat ini langsung terasa pada lalu lintas Jakarta, dengan volume kendaraan yang dilaporkan turun signifikan. Namun, di sisi lain, layanan publik seperti imigrasi dan pemasyarakatan dipastikan tetap berjalan normal. Menteri terkait juga telah membuat aturan tambahan, seperti isi kehadiran di aplikasi, lapor lokasi kerja, dan ketersediaan untuk dihubungi.

Meski demikian, pantauan di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua pegawai memanfaatkan kebijakan ini untuk bekerja dari rumah. Beberapa tetap datang ke kantor, yang mungkin berkontribusi pada kepadatan yang masih terlihat di transportasi umum seperti KRL.

Kesimpulan

Kebijakan WFH ASN yang baru berlaku hari ini belum sepenuhnya mengurangi kepadatan di KRL Bogor-Jakarta. Faktor seperti hari Jumat yang secara alami lebih longgar dan kehadiran pegawai yang tetap ke kantor memengaruhi kondisi ini. Pemerintah diharapkan terus memantau efektivitas kebijakan ini untuk memastikan tujuan pengurangan kemacetan tercapai.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga