Parkir Liar di Trotoar Stasiun Batuceper Ditindak Tegas, Dishub Pasang Barrier Beton
Trotoar di sepanjang Stasiun Batuceper, Kota Tangerang, yang dijadikan tempat parkir liar secara ilegal telah memicu kemarahan warga setempat. Kondisi ini menyebabkan pejalan kaki kehilangan haknya dan terpaksa berjalan di jalan raya, yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Penertiban Dilakukan Sejak Dini Hari
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang langsung mengambil tindakan tegas dengan menertibkan parkir liar di kawasan tersebut pada Kamis, 9 April 2026. Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menyatakan bahwa petugas telah disiagakan sejak pukul 05.00 WIB untuk memperketat pengawasan dan mencegah praktik parkir liar yang menjamur di trotoar stasiun.
"Kami membutuhkan kerja sama masyarakat agar kejadian ini tidak terulang. Masyarakat diimbau untuk memarkir kendaraan di lokasi yang telah disiapkan, seperti di fasilitas Park and Ride Terminal Poris Plawad," kata Suhaely dalam pernyataannya.
Tindakan Tegas dan Pemasangan Barrier
Dishub tidak segan-segan untuk menindak kendaraan yang masih bandel dengan berbagai langkah tegas. Tindakan tersebut meliputi mengempiskan ban, mengunci ban, hingga mengangkut kendaraan yang melanggar. "Petugas pun tidak segan untuk melakukan tindakan tegas kepada pengendara yang masih nekat memarkirkan kendaraannya di atas trotoar," tambah Suhaely.
Selain penertiban, Pemerintah Kota Tangerang juga akan memasang barrier beton di sepanjang trotoar yang kerap dijadikan parkir liar. Langkah ini bertujuan untuk mencegah pengulangan pelanggaran dan memastikan trotoar tetap dapat digunakan oleh pejalan kaki dengan aman dan nyaman.
Imbauan untuk Gunakan Fasilitas Parkir Resmi
Pihak Dishub mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan. Salah satunya adalah fasilitas park and ride di dalam area Terminal Poris Plawad, yang mampu menampung hingga 1.000 kendaraan roda dua. "Park and ride Poris Plawad telah disiapkan dengan kapasitas yang memadai untuk kenyamanan bersama," jelas Suhaely.
Seluruh petugas juga terus melakukan tindakan persuasif dengan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan bersama. Diharapkan, dengan langkah-langkah ini, trotoar di Stasiun Batuceper dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya tanpa gangguan dari parkir liar yang selama ini meresahkan warga dan pengguna jalan.



