Anggota DPRD Banten Soroti 387 Titik Blank Spot Internet di Provinsi
DPRD Banten Soroti 387 Titik Blank Spot Internet di Banten

Legislator Soroti Pemerataan Internet di Banten: Masih Ada 387 Titik Blank Spot

Anggota DPRD Banten, Riyan Hidayat, menyoroti masalah pemerataan akses internet di Provinsi Banten. Dalam pernyataannya pada Sabtu, 14 Maret 2026, dia mengungkapkan bahwa masih terdapat sebanyak 387 titik blank spot atau area tanpa koneksi internet di seluruh wilayah provinsi tersebut.

Data Terbaru dari Diskominfo

Riyan menjelaskan bahwa data ini baru diterimanya dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Banten. "Data baru saya terima tadi dari Diskominfo. Ada 387 titik blank spot di seluruh Provinsi Banten," ucapnya. Lokasi dengan jumlah blank spot terbanyak berada di wilayah selatan, yaitu Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Sementara itu, di daerah pemilihannya sendiri, Kabupaten Tangerang, terdapat 6 titik yang terdampak.

Kekhawatiran atas Anggaran Nol

Sebagai anggota Komisi I DPRD Banten yang membidangi komunikasi dan informasi, Riyan berharap masalah ini segera dituntaskan. Namun, dia menyampaikan keprihatinan mendalam karena Pemerintah Provinsi Banten tidak menganggarkan kegiatan khusus untuk mengatasi blank spot internet pada tahun ini. "Yang pasti, di tingkat provinsi tahun ini anggarannya nol," katanya. Dia juga menambahkan bahwa belum ada informasi jelas mengenai koordinasi dengan pemerintah kabupaten atau program dari tingkat pusat, seperti Komite Digital Indonesia (Komdigi), yang dialokasikan untuk Banten.

Pentingnya Akses Internet untuk Masyarakat

Riyan menekankan bahwa akses internet merupakan hal krusial bagi kemajuan hidup masyarakat. "Karena ini menyangkut akses informasi, pendidikan, dan kesehatan. Jika kita bicara pemerataan, semua masyarakat harus punya hak yang sama," ujarnya. Dia menggambarkan betapa frustrasinya masyarakat yang tidak memiliki internet sama sekali, sementara orang-orang di perkotaan sering mengeluh hanya karena koneksi yang lambat.

Komitmen DPRD untuk Pemerataan

DPRD Provinsi Banten, melalui Komisi I, berkomitmen untuk membahas dan mendorong pemerataan akses internet di seluruh wilayah. Riyan menegaskan bahwa mereka tidak ingin ada ketimpangan antara daerah perkotaan dan pedesaan. "Ini jadi catatan kami di Komisi I untuk mendorong agar akses internet menjangkau seluruh masyarakat Banten, tidak hanya di kota saja," katanya. Upaya ini diharapkan dapat memastikan bahwa setiap warga Banten memiliki kesempatan yang setara dalam mengakses informasi dan layanan digital.