Menteri Pertahanan periode 2014-2019, Ryamizard Ryacudu, telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pada Senin (1/6). Jenazah pria yang juga merupakan Jenderal TNI (Purnawirawan) ini tiba di lokasi pemakaman sekitar pukul 12.00 WIB setelah sebelumnya disemayamkan di Kementerian Pertahanan.
Prosesi Pemakaman Militer
Upacara pemakaman militer digelar sebagai penghormatan terakhir bagi Ryamizard yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa dan negara. Peti jenazah diselimuti bendera Merah Putih saat tiba di TMP Kalibata. Acara dimulai dengan laporan komandan upacara kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang bertindak sebagai inspektur upacara, dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum.
Pembacaan Apel Persada
Sjafrie kemudian memimpin pembacaan Apel Persada. Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghormatan atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia. "Saya Menteri Pertahanan Republik Indonesia atas nama negara, bangsa dan Tentara Nasional Indonesia dengan ini mempersembahkan ke persada ibu pertiwi jiwa dan raga dan jasa-jasa almarhum," ujar Sjafrie.
Riwayat Hidup dan Karier
Ryamizard Ryacudu wafat pada usia 76 tahun, Minggu (31/5) sore. Sebelum meninggal, ia mengakhiri jabatannya di TNI sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada era Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri. Ia juga merupakan menantu dari Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno. Ayahnya, Mayjen TNI Musanif Ryacudu, adalah salah satu perwira tinggi TNI AD yang dikenal dekat dengan Presiden RI pertama Soekarno.
Pada era kepemimpinan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Ryamizard dilantik sebagai Menteri Pertahanan untuk periode pertama. Jokowi saat itu memperkenalkan Ryamizard sebagai anggota militer yang pemikir dan demokratis. Kepergian Ryamizard meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan bangsa Indonesia.



