Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, M. Qodari, membantah kabar yang beredar di media sosial mengenai rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Italia setelah dari Prancis. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers pada Minggu, 31 Mei 2026.
Penjelasan Qodari
Qodari menegaskan bahwa sejak awal tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah yang menyebutkan Presiden akan mengunjungi Italia. "Pertama, sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa Presiden akan ke Italia," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa rencana kunjungan kerja Prabowo hanya terbatas pada Perancis untuk bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron. "Kedua, jadwal resmi memang hanya ke Perancis. Ketiga, bila di perjalanan ada rencana akan ke tujuan yang lain, itu sebatas rencana sampai ada penyampaian resmi dari pemerintah," tuturnya.
Hasil Kunjungan
Dalam kesempatan yang sama, Qodari mengungkapkan bahwa kunjungan Presiden telah menghasilkan sejumlah kerja sama di bidang pertahanan, pendidikan khususnya di sektor STEM, serta energi dan pemanfaatan mineral.
Bantahan terhadap Isu
Sebelumnya, beredar di media sosial yang menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melanjutkan kunjungan kerja ke Italia setelah dari Perancis. Qodari dengan tegas membantah kabar tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.



