Sebanyak 6.678 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi demonstrasi dalam rangka peringatan Hari Buruh (May Day) yang digelar di depan Gedung DPR/MPR RI. Massa yang diperkirakan akan mengikuti aksi mencapai 5.000 orang.
Rincian Personel Pengamanan
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa personel yang dikerahkan terdiri dari kepolisian, TNI, hingga pemerintah daerah. Rinciannya meliputi 4.633 anggota kepolisian, 1.050 personel TNI, 95 personel dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 400 petugas pengamanan dalam (Pamdal), serta 500 anggota Sabuk Kamtibmas.
"Jumlah personel yang dilibatkan dalam pengamanan di sekitar DPR-MPR sejumlah 6.678 personel," ujar Budi di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (1/4/2026). "Untuk estimasi massa yang akan menyampaikan aspirasi pendapat di muka umum ini estimasi berkisar 5.000 massa," tambahnya.
Hak Penyampaian Aspirasi
Budi menuturkan bahwa penyampaian pendapat merupakan hak yang dilindungi undang-undang. Kepolisian mengajak para peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib.
"Jadi kami sampaikan kepada saudara-saudara kami, selamat Hari Buruh Internasional 2026. Aspirasi pendapat saudara-saudara dilindungi oleh undang-undang, sehingga kami mengajak, kami menghimbau penyampaian pendapat tersebut dapat tersampaikan dengan tertib, aman, dan lancar," sebutnya.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat umum diminta menghindari kawasan sekitar gedung DPR/MPR RI untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak melintas di area tersebut jika tidak memiliki keperluan mendesak, mengingat potensi peningkatan volume kendaraan dan kerumunan massa.
"Sehingga bagi masyarakat yang belum memiliki kebutuhan mendesak, kami menghimbau untuk menghindari ruas-ruas jalan karena pasti akan ada peningkatan volume jumlah kendaraan dan jumlah orang," ucapnya.



