Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah (Pemda) berprestasi merupakan strategi untuk memotivasi daerah dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa banyak kepala daerah yang mampu menorehkan prestasi di berbagai bidang.
"Nah, kita harapkan dengan adanya kegiatan ini ya teman-teman kepala daerah akan lebih bersemangat, termotivasi. Bagi yang belum beruntung juga mereka, ya kita harapkan berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan dana insentif fiskal," ujar Tito dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Penghargaan Regional Papua 2026
Pernyataan tersebut disampaikan Tito usai menghadiri Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (22/6) malam. Dalam acara tersebut, Tito menjelaskan bahwa khusus untuk Regional Papua, kategori kota ditiadakan dan diganti dengan kategori ibu kota provinsi. Kebijakan ini diambil karena di Tanah Papua hanya terdapat dua kota, yakni Jayapura dan Sorong. Dengan menggunakan kategori ibu kota provinsi, kompetisi dinilai lebih representatif sehingga dapat menghasilkan daerah terbaik.
Apresiasi untuk DPR dan Mekanisme Penilaian
Tito juga mengapresiasi jajaran pimpinan Komisi II DPR RI yang mendukung penyelenggaraan penghargaan tersebut. Ia memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di enam regional sebagai bagian dari upaya Kemendagri mendorong peningkatan kinerja Pemda. Menurutnya, langkah ini merupakan implementasi pendekatan "stick and carrot", yaitu pemberian penghargaan bagi daerah berprestasi sekaligus dorongan bagi daerah lain untuk terus memperbaiki kinerjanya.
Terkait mekanisme penilaian, Tito menegaskan bahwa data yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Proses penilaian diyakini berlangsung secara akuntabel dan transparan. "Jadi ngambil data itu aja udah ketahuan daerah mana yang bisa mengendalikan inflasi, yang relatif terjaga baik. Pengangguran juga ada datanya di BPS. Kemudian untuk kemiskinan sama, ada di BPS juga, bisa kelihatan mana daerah-daerah yang naik turun. Kemudian untuk creative financing itu diambil dari SIPD," imbuhnya.
Kolaborasi dengan Media
Lebih lanjut, Tito menambahkan bahwa pada penyelenggaraan penghargaan kali ini, Kemendagri berkolaborasi dengan Tribunnews.com. Melalui kerja sama tersebut, ia berharap berbagai capaian dan prestasi kepala daerah dapat dipublikasikan secara lebih luas kepada masyarakat melalui media.



