Trump Klaim Berhasil Cegah Perang Nuklir India-Pakistan, India Bantah
Trump Klaim Cegah Perang Nuklir India-Pakistan, India Bantah

Trump Klaim Berhasil Cegah Perang Nuklir India-Pakistan, India Membantah Keterlibatan AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat klaim mengejutkan dalam pidato kenegaraan pertamanya sejak kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025. Dia menyatakan telah berperan dalam mengakhiri sedikitnya delapan perang di dunia selama 10 bulan pertama masa jabatan keduanya, termasuk konflik antara India dan Pakistan yang menurutnya dapat berubah menjadi perang nuklir.

Klaim Trump dalam Pidato Kenegaraan

Dalam pidato yang disampaikan di hadapan Kongres AS pada Selasa (24/2/2026) waktu setempat, Trump mengungkapkan bahwa dia telah menyelesaikan berbagai konflik global. "Dalam 10 bulan pertama saya, saya telah mengakhiri delapan perang...termasuk Pakistan dan India, yang akan menjadi perang nuklir," kata Trump, seperti dilaporkan The New Indian Express pada Rabu (25/2/2026).

Trump kemudian mengulangi klaimnya dengan menyebut bahwa Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan kepadanya bahwa sebanyak 35 juta orang akan tewas tanpa intervensi AS untuk menghentikan pertempuran antara Islamabad dan New Delhi pada Mei 2025 lalu. "Tiga puluh lima juta orang, kata Perdana Menteri Pakistan, akan mati jika bukan karena keterlibatan saya," klaim Trump dalam pidatonya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

India Membantah Keterlibatan AS

Namun, India telah berulang kali membantah klaim Trump mengenai keterlibatan Amerika Serikat dalam tercapainya gencatan senjata dengan Pakistan. New Delhi secara konsisten menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Islamabad dicapai setelah pembicaraan langsung antara pejabat militer kedua negara, tanpa campur tangan pihak luar.

Ini bukan pertama kalinya Trump melontarkan pernyataan serupa. Saat pertemuan Dewan Perdamaian di Washington DC pada 19 Februari lalu, Trump juga mengklaim bahwa "25 juta nyawa" diselamatkan ketika dia menghentikan perang India-Pakistan, serta menyebut "jet-jet mahal" ditembak jatuh selama konflik tersebut.

Konflik Lain yang Disebut Trump

Selain India-Pakistan, Trump dalam pidato kenegaraannya menyebutkan beberapa konflik lainnya yang menurutnya telah dia bantu untuk diselesaikan. Dia memberikan apresiasi kepada Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan menantunya Jared Kushner, yang menjadi tim perunding AS.

  • Kosovo dan Serbia
  • Israel dan Iran
  • Mesir dan Ethiopia
  • Armenia dan Azerbaijan
  • Kongo dan Rwanda
  • Perang di Gaza

"Saya ingin berterima kasih kepada Steve Witkoff dan Jared Kushner atas bantuan Anda," ucap Trump.

Pernyataan Trump tentang Keamanan AS

Lebih lanjut, Trump mengatakan Amerika Serikat sedang memulihkan keamanan di dalam negeri dan di luar negeri. "Kita dengan bangga memulihkan keselamatan bagi warga Amerika di dalam negeri dan kita juga memulihkan keamanan bagi warga Amerika di luar negeri. Negara kita tidak pernah sekuat ini," klaim Trump dalam pidatonya.

Klaim-klaim Trump ini muncul di tengah sorotan politik global, dengan India tetap pada pendiriannya bahwa resolusi konflik dengan Pakistan adalah hasil diplomasi bilateral, bukan intervensi asing.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga