Salah satu penyeberangan perbatasan antara Turki dan Suriah akan dibuka kembali pada pekan ini, mengakhiri penutupan yang berlangsung selama 12 tahun. Keputusan ini diumumkan oleh kantor gubernur Sanliurfa pada Selasa, 12 Mei 2026.
Penyeberangan Akcakale Dibuka untuk Warga Sipil
Penyeberangan Akcakale, yang terletak di tengah perbatasan Turki sepanjang 900 kilometer dengan Suriah, akan dibuka untuk warga sipil. Sebelumnya, penyeberangan ini hanya dibuka sebagian untuk perdagangan, pemakaman, dan pejabat pemerintah sejak 2019, setelah operasi militer Turki melawan militan ISIS dan pejuang Kurdi.
Penyeberangan tersebut ditutup oleh Turki pada tahun 2014 setelah Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi mengambil alih kota Tal Abyad di Suriah utara. Turki memandang SDF sebagai kelompok terkait dengan militan Kurdi PKK dan ancaman keamanan di perbatasan selatannya.
Langkah Normalisasi Hubungan
Pembukaan kembali penyeberangan ini merupakan langkah terbaru dalam upaya normalisasi hubungan antara Suriah dan negara-negara tetangganya. Turki telah menjalin hubungan erat dengan penguasa baru Suriah, Presiden Ahmed al-Sharaa, yang bergabung dalam forum diplomasi di Antalya, Turki selatan, pada bulan April.
Dengan dibukanya Akcakale, kini enam dari dua belas penyeberangan perbatasan antara Turki dan Suriah beroperasi. Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga sipil dan perdagangan di kawasan tersebut.



