Pada peringatan Hari Restorasi Kemerdekaan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) ke-24 di Dili, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menyerahkan cenderamata berupa plakat kepada Presiden Jose Ramos Horta dan Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão. Plakat tersebut diserahkan oleh Staf Khusus Timor Leste, Shienny Angelita Laiskodat, yang mewakili BNPP RI. Penyerahan ini menjadi simbol penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor Leste.
Kehadiran Delegasi BNPP RI
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, hadir mewakili Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP RI. Delegasi BNPP RI turut berpartisipasi dalam momentum kenegaraan Timor Leste sebagai bagian dari partisipasi resmi Pemerintah Indonesia. Kehadiran ini mencerminkan penguatan diplomasi perbatasan antara kedua negara yang bertetangga.
Makna Cenderamata
Dalam keterangan resmi BNPP RI pada Kamis (21/5/2026), disebutkan bahwa penyerahan cenderamata kepada Presiden dan Perdana Menteri Timor Leste dimaknai sebagai simbol persahabatan dan saling menghormati. Indonesia dan Timor Leste memiliki garis perbatasan darat secara langsung, sehingga momentum ini menegaskan pentingnya kerja sama lintas batas yang harmonis, stabil, dan berkelanjutan.
Pos Lintas Batas Negara
Saat ini, BNPP RI mengelola sejumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang menghubungkan Indonesia dan Timor Leste, antara lain PLBN Motaain di Kabupaten Belu, PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, PLBN Wini, serta PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Melalui momentum peringatan Hari Restorasi Kemerdekaan ke-24, BNPP RI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengelolaan perbatasan yang berdaya guna, tidak hanya sebagai gerbang negara tetapi juga sebagai ruang strategis penguatan hubungan bilateral dan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
Pendampingan Delegasi
Sekretaris BNPP RI dalam kegiatan ini didampingi oleh Kelompok Ahli BNPP RI Nur Kholis, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI Budi Setyono, serta Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika. Kehadiran mereka menambah bobot diplomasi perbatasan dalam acara kenegaraan tersebut.



