Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah (Pemda) berprestasi di Tanah Papua. Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas capaian kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan di wilayah tersebut.
Papua Regional Terakhir yang Menerima Penghargaan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, Papua merupakan regional terakhir yang menerima penghargaan. Sebelumnya, Kemendagri telah memberikan penghargaan kepada lima regional lain, yakni Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara, Jawa-Bali, dan Sulawesi.
Menurut Tito, pembagian regional tersebut merupakan hasil evaluasi agar penghargaan tidak didominasi oleh daerah yang memiliki kapasitas fiskal kuat. "Dulu kita memberikannya tingkat nasional. Ketika nasional yang bertanding yang menang tuh daerah-daerah yang kuat [kapasitas fiskalnya] ... Oleh karena itulah kemudian kita membuat pertandingan ini menjadi enam region," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2026).
Penyesuaian Khusus untuk Papua
Hal itu disampaikan Mendagri pada acara Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua yang berlangsung di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026). Selain itu, untuk menjaga keseimbangan kompetisi, Kemendagri juga melakukan penyesuaian khusus mengingat terbatasnya jumlah daerah berstatus kota di Tanah Papua.
Kabupaten yang menjadi pusat pemerintahan provinsi, yaitu Merauke, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya, ditempatkan dalam kelompok yang sama dengan Kota Jayapura dan Kota Sorong sehingga memiliki peluang yang lebih setara dalam proses penilaian.
Empat Kategori Penghargaan
Adapun penghargaan diberikan berdasarkan capaian kinerja daerah pada empat kategori, yakni Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Masing-masing kategori diberikan untuk tingkat provinsi, ibu kota provinsi, dan kabupaten.
Kemendagri juga menyiapkan bantuan pemerintah bagi daerah-daerah terbaik. Peringkat pertama menerima bantuan pemerintah sebesar Rp3 miliar, peringkat kedua Rp2 miliar, dan peringkat ketiga Rp1 miliar.
Pemenang Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika meraih Terbaik I, Kabupaten Jayapura Terbaik II, dan Kabupaten Biak Numfor Terbaik III. Pada tingkat ibu kota provinsi, Kabupaten Merauke meraih Terbaik I dan Kota Jayapura Terbaik II. Sementara pada tingkat provinsi, Provinsi Papua meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Barat Terbaik II.
Pemenang Kategori Creative Financing
Pada kategori Creative Financing tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika kembali meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Jayapura sebagai Terbaik II dan Kabupaten Raja Ampat sebagai Terbaik III. Pada kategori ibu kota provinsi, Kota Jayapura meraih Terbaik I dan Kabupaten Manokwari Terbaik II. Sedangkan pada tingkat provinsi, Provinsi Papua meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Barat Daya Terbaik II.
Pemenang Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran
Pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat provinsi, Provinsi Papua Tengah meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Pegunungan Terbaik II. Pada tingkat ibu kota provinsi, Kabupaten Nabire meraih Terbaik I dan Kabupaten Jayawijaya Terbaik II. Adapun pada tingkat kabupaten, Kabupaten Tambrauw meraih Terbaik I, Kabupaten Sorong Terbaik II, dan Kabupaten Dogiyai Terbaik III.
Pemenang Kategori Pengendalian Inflasi
Sementara itu, pada kategori Pengendalian Inflasi tingkat provinsi, Provinsi Papua Selatan meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Tengah Terbaik II. Pada tingkat ibu kota provinsi, Kota Jayapura meraih Terbaik I dan Kabupaten Merauke Terbaik II. Untuk tingkat kabupaten, Kabupaten Fakfak meraih Terbaik I, Kabupaten Biak Numfor Terbaik II, dan Kabupaten Manokwari Selatan Terbaik III.
Acara Dihadiri Pejabat Tinggi
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, dan Wamendagri Akhmad Wiyagus, kepala daerah se-Tanah Papua, serta unsur Forkopimda dari sejumlah daerah.



