Sebuah foto yang beredar di media sosial mengklaim menunjukkan kapten tim nasional Korea Selatan, Son Heung-min, bersama beberapa pemain lain mengumumkan boikot terhadap media lokal. Foto tersebut dikaitkan dengan pemberitaan yang mengejek Son Heung-min karena tidak mengikuti pelatihan wajib militer.
Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto tersebut bukanlah dokumentasi asli, melainkan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Narasi yang menyertai foto itu mulai menyebar di platform Facebook pada Selasa, 16 Juni 2026, melalui beberapa akun pengguna.
Dalam foto yang beredar, tampak Son Heung-min dan rekan-rekannya berdiri di belakang podium dengan ekspresi serius, seolah sedang mengadakan konferensi pers. Namun, setelah dianalisis lebih lanjut, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang menjadi ciri khas gambar hasil generasi AI, seperti ketidakwajaran pada bayangan, tekstur kulit, dan detail latar belakang.
Konteks Pemberitaan Awal
Isu ini bermula dari laporan media Korea Selatan yang mengejek Son Heung-min karena absen dari pelatihan wajib militer. Son, yang telah memenangkan medali emas Asian Games 2018 dan dibebaskan dari kewajiban militer, tetap harus mengikuti pelatihan dasar. Namun, ia tidak hadir dalam sesi pelatihan tersebut, yang kemudian memicu kritik dari beberapa media.
Tidak ada bukti bahwa timnas Korea Selatan secara resmi mengadakan konferensi pers untuk memboikot media. Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) juga tidak mengeluarkan pernyataan resmi terkait boikot tersebut.
Kesimpulan
Foto yang mengklaim Son Heung-min dan timnas Korea Selatan memboikot media lokal adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, terutama yang bersifat provokatif dan tidak memiliki sumber resmi.



