Pramono Pastikan 11 Rusun Baru di Jakarta Dibiayai APBD, Dua Segera Dibangun
Pramono: 11 Rusun Baru Jakarta Dibiayai APBD, Dua Segera Dibangun

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru di Ibu Kota akan sepenuhnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Proyek ini akan dimulai secara bertahap, dengan dua rusun yang menjadi prioritas awal.

"Yang rusun 11 anggarannya dari APBD. Dan kita segera mulai dua rusun di awal," kata Pramono di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (29/6/2026).

Kebutuhan Hunian Vertikal Masih Tinggi

Pramono menjelaskan bahwa pembangunan rusun ini bertujuan untuk menambah ketersediaan hunian vertikal di Jakarta. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap hunian jenis ini masih cukup besar.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Jadi itu untuk menambah rusun-rusun baru karena memang kebutuhan itu ada," ujarnya.

Selain mengandalkan APBD DKI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk pembangunan hunian di lokasi lainnya.

"Dan kami juga bekerja sama dengan Kementerian Perumahan di pemerintah pusat untuk di tempat-tempat yang lainnya," tutur Pramono.

Usulan 11 Rusun untuk 2027

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengusulkan pembangunan 11 rusun baru pada tahun 2027. Proyek tersebut saat ini masih dalam proses pengusulan ke Kementerian PKP agar mendapat dukungan melalui Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, menyatakan bahwa pihaknya berharap usulan ini dapat didukung penuh oleh pemerintah pusat.

"Terkait 11 rusun tersebut sedang proses pengusulan ke Kementerian PKP. Besar harapan dapat didukung penuh melalui Program 3 Juta Rumah sebagai portofolio bersama antara Pemerintah Pusat dan Daerah," kata Kelik saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6).

Lokasi 11 Rusun yang Diusulkan

Adapun 11 lokasi rusun yang diusulkan untuk dibangun meliputi:

  • Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara
  • Marunda Cluster C, Cilincing, Jakarta Utara
  • Komarudin, Cakung, Jakarta Timur
  • Rorotan IX, Cilincing, Jakarta Utara
  • Cakung KM 2, Jakarta Timur
  • Tongkol Tahap III, Pademangan, Jakarta Utara
  • Marunda Cluster A, Jakarta Utara
  • Marunda Cluster B, Jakarta Utara
  • Semper Cakung Drain, Semper, Jakarta Utara
  • Bojong Indah, Cengkareng, Jakarta Barat
  • Daan Mogot KM 18, Jakarta Barat

Sasaran Penghuni Rusunawa

Kelik menjelaskan bahwa pembangunan rusun tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat di Jakarta. Sasaran penghuni rusunawa tidak hanya masyarakat yang masuk kategori terprogram, tetapi juga masyarakat umum.

"Sasaran penghunian rusunawa adalah masyarakat terprogram dan masyarakat umum sesuai Pergub Nomor 111 Tahun 2024," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga