ITB Buka Program Studi S2 Kecerdasan Sistem, Dapat Ditempuh dalam 4 Semester
ITB Buka Prodi S2 Kecerdasan Sistem, Dibuka 2026

ITB Resmi Buka Program Studi Magister Kecerdasan Sistem

Institut Teknologi Bandung (ITB) telah mengumumkan pembukaan program studi magister (S2) Kecerdasan Sistem yang akan mulai beroperasi pada tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan akan tenaga ahli di bidang kecerdasan buatan dan sistem cerdas di berbagai sektor industri.

Rincian Program dan Kurikulum

Program studi S2 Kecerdasan Sistem ini dirancang untuk dapat diselesaikan dalam waktu empat semester atau sekitar dua tahun. Kurikulum yang ditawarkan mencakup berbagai aspek penting, termasuk pembelajaran mesin, robotika, analisis data, dan pengembangan sistem otonom. Mahasiswa akan dibekali dengan pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis untuk mengatasi tantangan teknologi terkini.

Fokus utama dari prodi ini adalah pada penerapan teknologi kecerdasan buatan dalam konteks nyata, seperti otomatisasi industri, sistem transportasi cerdas, dan solusi kesehatan digital. Diharapkan, lulusan dari program ini dapat berkontribusi signifikan dalam inovasi dan pengembangan teknologi di Indonesia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Persyaratan Pendaftaran dan Prospek Karir

Calon mahasiswa yang berminat untuk mendaftar di program studi ini harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain memiliki latar belakang pendidikan sarjana di bidang teknik, ilmu komputer, atau disiplin ilmu terkait lainnya. Proses seleksi akan meliputi evaluasi akademik dan wawancara untuk memastikan kualitas peserta.

Dengan dibukanya prodi ini, ITB berharap dapat menjawab kebutuhan pasar kerja yang semakin membutuhkan ahli di bidang kecerdasan sistem. Lulusan diharapkan memiliki peluang karir yang luas, mulai dari industri teknologi, manufaktur, hingga sektor publik yang mengadopsi sistem cerdas.

Pembukaan program studi S2 Kecerdasan Sistem ini menandai komitmen ITB dalam memajukan pendidikan tinggi dan riset teknologi di Indonesia. Langkah ini juga sejalan dengan tren global yang menempatkan kecerdasan buatan sebagai salah satu bidang strategis untuk pembangunan ekonomi dan sosial.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga