Pemprov DKI Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 103 Sekolah di 2026
DKI Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 103 Sekolah

Pemprov DKI Jakarta Perluas Program Sekolah Swasta Gratis dengan Tambahan 63 Sekolah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan penambahan 63 sekolah swasta ke dalam program sekolah gratis di Ibu Kota pada tahun 2026. Dengan tambahan ini, total sekolah yang tergabung dalam program tersebut akan mencapai 103 institusi pendidikan.

Implementasi Program dan Rincian Kuota

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyatakan bahwa 63 sekolah tambahan tersebut akan mulai menerapkan sistem gratis pada tahun ajaran baru, yaitu sekitar Juli mendatang. "Sebanyak 63 sekolah yang kita akan tambah sekarang ini di 2026, jadi 103 jumlahnya. Kan 40 sekolah yang awal," ujar Nahdiana, Kamis (26/2), seperti dilansir Antara.

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah, menjelaskan lebih lanjut mengenai kuota peserta didik. Pada tahun ajaran 2025/2026, program uji coba di 40 sekolah swasta gratis menyediakan 4.932 kursi untuk murid baru, dengan 142 rombongan belajar (rombel). Taga menegaskan bahwa seluruh siswa di sekolah-sekolah tersebut, baik lama maupun baru, akan dibiayai penuh tanpa sistem kombinasi pembayaran. "Iya, siswa lama juga masuk program, semua dibiayai. Tapi untuk tahun ini ada 4.932 kursi sekolah swasta gratis yang disiapkan. Jadi, kami hanya menerima kuota 4.932 kursi itu," kata Taga.

Daftar Sekolah dan Cakupan Jenjang Pendidikan

Program sekolah swasta gratis di DKI Jakarta mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga Sekolah Luar Biasa (SLB). Berikut adalah rincian sekolah yang telah berpartisipasi dalam program uji coba tahun lalu:

  • Jenjang SD: SD Bhakti Luhur di Jakarta Selatan dan SDS Bina Pusaka di Jakarta Utara.
  • Jenjang SMP: 10 sekolah, termasuk SMP Muhammadiyah 32 di Jakarta Barat dan SMP Yaspia di Jakarta Timur.
  • Jenjang SMA: 10 sekolah, seperti SMAS Budi Murni 2 di Jakarta Barat dan SMAS Wijaya Kusuma di Jakarta Timur.
  • Jenjang SMK: 16 sekolah, antara lain SMKS Citra Utama di Jakarta Barat dan SMKS Taman Siswa 2 di Jakarta Pusat.
  • Jenjang SLB: SLB B-C Alfiany di Jakarta Barat dan SLB BC Abdi Pratama di Jakarta Timur.

Meskipun daftar sekolah untuk 63 tambahan baru belum dirinci secara spesifik, program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Jakarta tanpa biaya.

Dampak dan Harapan ke Depan

Penambahan 63 sekolah swasta gratis ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan inklusivitas pendidikan. Dengan total 103 sekolah, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa dari berbagai latar belakang ekonomi. Kebijakan ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menyediakan pendidikan yang terjangkau dan merata di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Program sekolah swasta gratis pertama kali diujicobakan pada Juli 2025 di 40 sekolah terpilih. Keberhasilan uji coba tersebut mendorong perluasan program pada tahun 2026, dengan target memberikan manfaat kepada ribuan siswa baru. Pemprov DKI Jakarta berencana untuk terus memantau implementasi program guna memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga.