Asah Keterampilan PERIKHSA 2026 Kembali Digelar di Yogyakarta
Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo atau yang akrab disapa Bamsoet, mengumumkan bahwa Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Beladiri Indonesia (PERIKHSA) akan kembali menyelenggarakan ajang Asah Keterampilan PERIKHSA 2026. Acara tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 17 hingga 19 Juli 2026 di Yogyakarta.
Peserta dan Tujuan Ajang
Bamsoet menjelaskan bahwa ajang ini akan diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk anggota PERIKHSA, aparat penegak hukum, instansi pemerintah, serta masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kemampuan bela diri dan keterampilan menembak. Dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026), ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar lomba, melainkan bagian dari upaya membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam penggunaan senjata api bela diri.
"Ajang Asah Keterampilan PERIKHSA 2026 kami siapkan sebagai ruang pembinaan sekaligus kompetisi yang sehat. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat etika dan keterampilan praktis para peserta," ujar Bamsoet.
Kategori Lomba dan Partisipasi Perempuan
Asah Keterampilan PERIKHSA 2026 akan mempertandingkan beberapa kategori, antara lain:
- IKHSA Peluru Karet
- IKHSA Peluru Tajam
- IKHSA Optic Pistol
- IKHSA Optic PCC
- IKHSA revolver
Panitia juga membuka kategori khusus perempuan sebagai bentuk dorongan terhadap partisipasi yang lebih luas. Bamsoet mengungkapkan data yang menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir, jumlah peminat perempuan dalam olahraga menembak meningkat lebih dari 20 persen, seiring dengan berkembangnya klub-klub menembak di berbagai daerah.
"Peningkatan jumlah peserta perempuan menjadi sinyal positif bahwa olahraga menembak semakin inklusif. Ini membuktikan bahwa pembinaan karakter melalui olahraga bisa menjangkau semua kalangan tanpa terkecuali," kata Bamsoet.
Relevansi dengan Bela Negara dan Pembinaan Karakter
Selaku Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bamsoet menekankan bahwa Asah Keterampilan PERIKHSA memiliki relevansi kuat dengan semangat bela negara di tengah dinamika keamanan global yang semakin kompleks. Ia menyoroti bahwa tantangan keamanan modern, seperti kejahatan transnasional dan ancaman non-konvensional, membutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang tidak hanya terlatih secara teknis, tetapi juga matang secara mental dan etika.
Lebih lanjut, Bamsoet menjelaskan bahwa olahraga menembak juga menjadi sarana pembinaan karakter yang kuat. "Disiplin tinggi, fokus, serta kemampuan mengendalikan emosi menjadi aspek penting yang dilatih secara konsisten. Nilai-nilai ini sangat relevan untuk memperkuat karakter bangsa di tengah tantangan zaman," pungkasnya.
Pengumuman ini disampaikan usai pertemuan Bamsoet dengan Ketua PERIKHSA Daerah Istimewa Yogyakarta, Kanjeng Pangeran Haryo Purbodiningrat, beserta pengurus lainnya, yang didampingi oleh beberapa Pengurus Pusat PERIKHSA di Yogyakarta pada Selasa (14/4/2026).



