PBSI Tanggapi Perubahan Format Indonesia Open 2027 oleh BWF
PBSI Tanggapi Perubahan Format Indonesia Open 2027

PBSI Tanggapi Perubahan Format Indonesia Open 2027 oleh BWF

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah memberikan tanggapan resmi terhadap kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Badminton World Federation (BWF). Kebijakan ini secara khusus berkaitan dengan format penyelenggaraan turnamen Indonesia Open dan kompetisi level Super 1000 lainnya yang akan mulai diterapkan pada tahun 2027 mendatang.

Langkah Strategis BWF untuk Meningkatkan Kualitas Kompetisi

Langkah strategis ini dilakukan oleh BWF dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya tarik kompetisi bulutangkis internasional di masa depan. Salah satu modifikasi utama yang akan diterapkan adalah perubahan signifikan pada format turnamen BWF World Tour level Super 1000, yang mencakup beberapa turnamen prestisius di seluruh dunia.

Detail Perubahan Format Turnamen Super 1000

Mulai tahun 2027, setiap turnamen Super 1000 akan berlangsung selama 11 hari penuh dan mencakup dua akhir pekan dalam jadwal pertandingannya. Seluruh pertandingan dalam turnamen ini akan disiarkan secara global untuk menjangkau penonton di berbagai belahan dunia.

Dalam hal format pertandingan, nomor tunggal akan diikuti oleh 48 pemain dengan sistem yang menggabungkan babak grup pada fase awal, kemudian dilanjutkan ke fase gugur untuk menentukan pemenang. Sementara itu, untuk nomor ganda, akan mempertandingkan 32 pasangan dengan sistem gugur langsung sejak awal turnamen.

Perubahan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi para atlet, sponsor, dan penonton setia bulutangkis. PBSI sebagai induk organisasi bulutangkis di Indonesia terus memantau perkembangan kebijakan BWF ini dan siap beradaptasi dengan format baru yang akan diterapkan pada Indonesia Open 2027 dan turnamen Super 1000 lainnya.