Ganda Putri Indonesia Mundur dari Orleans Masters 2026, Fokus Tur Eropa
Ganda Putri Indonesia Mundur dari Orleans Masters 2026

Ganda Putri Indonesia Mundur dari Orleans Masters 2026

Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, secara resmi menarik diri dari partisipasi mereka di Orleans Masters 2026. Keputusan ini diumumkan menjelang dimulainya rangkaian turnamen bulu tangkis Tur Eropa yang akan dijalani oleh para atlet Pelatnas PBSI.

Jadwal Padat Tur Eropa untuk Atlet Bulu Tangkis Indonesia

Para atlet bulu tangkis Indonesia yang tergabung dalam Pelatnas PBSI bersiap untuk menghadapi serangkaian turnamen bergengsi di Eropa. Rencana perjalanan dimulai dengan German Open 2026 yang akan berlangsung dari 24 Februari hingga 1 Maret, dilanjutkan dengan All England 2026 pada 3-8 Maret, Swiss Open 2026 pada 10-15 Maret, dan diakhiri dengan Orleans Masters 2026 pada 17-22 Maret.

Sektor ganda putri menjadi yang paling sibuk dalam agenda ini, karena PBSI mendaftarkan para pemainnya di seluruh turnamen tersebut. Total, terdapat lima pasangan ganda putri yang dikirim dengan porsi dan strategi yang berbeda-beda, menyesuaikan dengan kondisi dan persiapan masing-masing atlet.

Penarikan diri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dari Orleans Masters 2026 kemungkinan besar terkait dengan manajemen beban latihan dan pertandingan, mengingat padatnya jadwal yang harus mereka jalani. PBSI sebagai induk organisasi bulu tangkis nasional terus memantau performa dan kesehatan para atletnya untuk memastikan hasil optimal di setiap kejuaraan.

Meskipun mundur dari satu turnamen, pasangan ini diharapkan tetap tampil maksimal dalam turnamen lainnya di Tur Eropa, sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi tingkat dunia. Keputusan strategis seperti ini sering kali diambil untuk menjaga stamina dan fokus atlet dalam jangka panjang.