Cerita Penumpang Kereta Jarak Jauh Usai Kecelakaan di Bekasi Timur
Cerita Penumpang Kereta Jarak Jauh Usai Kecelakaan di Bekasi

Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh di Pulau Jawa dibatalkan pada Selasa pagi, 28 April 2026, akibat kecelakaan antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute Cikarang yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026. Meskipun demikian, beberapa kereta jarak jauh lainnya tetap diberangkatkan meskipun mengalami penundaan berjam-jam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan opsi kepada calon penumpang untuk membatalkan tiket dalam waktu 7x24 jam dengan pengembalian dana 100 persen, atau menunggu keberangkatan yang belum diketahui kepastian waktunya.

Penumpang yang Setia Menunggu

Beberapa penumpang memilih untuk tetap berada di Stasiun Gambir dan bersabar menunggu giliran keberangkatan. Berliantin (56) misalnya, telah tiba di stasiun sejak pukul 10.00 WIB dan masih setia menunggu kereta menuju Stasiun Cirebon hingga pukul 13.00 WIB. Ia sempat berpikir untuk membatalkan perjalanan dan beralih ke shuttle, namun khawatir akan mengalami penundaan serupa. "Tadinya saya mau batalin, mau naik Shuttle. Terus dipikir-pikir nanti takutnya shuttlenya sama aja, lama lagi. Yaudah, meski pun gak tahu kepastian jam berapa keretanya berangkat, ya nunggu sabar aja lah," ujarnya.

Penumpang yang Memilih Refund

Di sisi lain, banyak penumpang yang memilih untuk tidak membuang waktu dan segera mengajukan pengembalian dana, serta mencari alternatif transportasi lain. Nabil Arbain (24), yang hendak menuju Tegal, memutuskan untuk menunggu hingga sore hari. Jika tidak ada kepastian, ia akan menggunakan bus atau Cititrans. Sementara itu, Esmetron Masdison (52) dan Zuhairi Abdullah (40) yang akan bepergian ke Bandung, langsung membatalkan tiket dan pulang ke rumah masing-masing. "Takut sih enggak, karena namanya kan musibah, gak ada yang tahu. Tapi saya gak pilih reschedule, kayaknya udah tanda-tanda memang gak boleh berangkat," kata Esmetron.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Suasana di Stasiun Gambir

Aster Limanau (69), penumpang tujuan Cirebon, memilih untuk menjadwalkan ulang keberangkatannya keesokan hari. Ia datang sejak pukul 09.30 WIB dan melihat antrean panjang di loket. Suasana ramai membuatnya bingung mencari informasi. Ia sempat tidak sengaja menyalip antrian dan mendapat teguran emosional dari penumpang lain. "Saya cuman mau tanya ke loket, pas kedepan datang ibu-ibu komplain, ‘bu, antri dong!’ ga lama datang lagi bapak-bapak ‘kebelakang dong bu!’ setelah itu saya langsung ke belakang dan tanya-tanya terus, untungnya masih bisa di-reschedule," ceritanya.

Kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur ini menyebabkan gangguan signifikan pada perjalanan kereta jarak jauh. KAI terus berupaya memberikan informasi dan solusi terbaik bagi para penumpang yang terdampak.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga