Sakelar dan Stop Kontak, Detail Kecil yang Penting untuk Keamanan Rumah
Detail Kecil Sakelar dan Stop Kontak Penting untuk Keamanan

Bagi sebagian orang, sakelar dan stop kontak mungkin hanya dianggap sebagai detail kecil di rumah. Namun, bagi Wulandari (37), seorang ibu rumah tangga yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Duri Kosambi, hal-hal kecil tersebut justru menjadi bagian penting dari keamanan keluarga sehari-hari.

Kewaspadaan Dimulai dari Lingkungan Terkecil

Sebagai Ketua FKDM, Wulandari terbiasa membahas kewaspadaan dan potensi risiko di lingkungan masyarakat, mulai dari sampah hingga listrik. Namun menurutnya, kewaspadaan seharusnya dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah.

"Saya melihat kewaspadaan itu penting dimulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah. FKDM sendiri kan fungsinya membantu deteksi dan kewaspadaan dini di masyarakat, jadi bukan cuma soal keamanan dari tindak kriminal, tapi juga hal-hal yang bisa membahayakan warga sehari-hari," ujar Wulandari kepada Kompas.com pada Jumat (22/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rumah Aman Lebih dari Sekadar Tampilan

Sebagai ibu rumah tangga, ia juga menilai bahwa rumah yang aman bukan hanya soal tampilan yang nyaman dipandang, melainkan juga mampu melindungi keluarga dari berbagai risiko, termasuk korsleting listrik. Oleh karena itu, pemilihan dan perawatan sakelar serta stop kontak yang baik menjadi langkah awal yang krusial dalam menciptakan lingkungan rumah yang aman.

Wulandari menambahkan bahwa kesadaran akan pentingnya detail kecil ini seringkali terabaikan. Padahal, korsleting listrik yang disebabkan oleh instalasi listrik yang buruk atau penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai standar dapat menimbulkan bahaya kebakaran. Dengan memulai kewaspadaan dari rumah, masyarakat dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi keluarga.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga