Lupita Nyong'o angkat bicara terkait kritik dan komentar rasis yang muncul setelah dirinya diumumkan berperan dalam film terbaru The Odyssey karya sutradara Christopher Nolan. Dalam film tersebut, Lupita memerankan Helen of Troy, tokoh mitologi Yunani yang dikenal sebagai perempuan tercantik di dunia.
Kritik dari Berbagai Pihak
Pemilihan Lupita untuk karakter ikonik tersebut menuai reaksi negatif di media sosial. Banyak pengguna yang menganggap bahwa aktris kelahiran Meksiko ini tidak cocok memerankan Helen of Troy, yang secara tradisional digambarkan sebagai perempuan berkulit putih dalam mitologi Yunani. Komentar rasis pun bermunculan, menuduh bahwa keputusan casting ini hanya didasarkan pada keberagaman tanpa memperhatikan akurasi sejarah.
Tanggapan Lupita Nyong'o
Menanggapi kritik tersebut, Lupita menyatakan bahwa seni dan mitologi adalah milik semua orang. Ia menekankan bahwa interpretasi ulang terhadap tokoh-tokoh klasik adalah hal yang wajar dalam dunia perfilman. Aktris peraih Oscar ini juga mengingatkan bahwa Helen of Troy adalah karakter fiksi yang telah diadaptasi berkali-kali sepanjang sejarah, dan tidak ada satu pun representasi yang mutlak benar.
Dukungan dari Rekan dan Penggemar
Beberapa rekan sesama aktor dan penggemar memberikan dukungan kepada Lupita. Mereka menilai bahwa kritik rasis tersebut tidak berdasar dan hanya menunjukkan kurangnya pemahaman tentang esensi seni. Christopher Nolan sendiri belum memberikan komentar resmi mengenai kontroversi ini, namun tim produksi dikabarkan tetap pada keputusan casting mereka.
Film The Odyssey dijadwalkan mulai syuting tahun depan dan diharapkan menjadi salah satu film epik yang paling dinantikan. Dengan bergabungnya Lupita Nyong'o, film ini semakin menarik perhatian publik, baik dari sisi positif maupun kontroversi.



