Kirana Larasati Hapus 7 dari 8 Tato, Akui Sakitnya Tak Terbayangkan
Kirana Larasati Hapus 7 Tato, Akui Sakit Tak Terbayangkan

Proses Penghapusan Tato Kirana Larasati

Artis peran Kirana Larasati saat ini tengah menjalani proses penghapusan tato di tubuhnya. Dari yang semula memiliki delapan tato, kini ia hanya tinggal memiliki satu tato. Proses ini tidaklah mudah dan membutuhkan ketahanan fisik serta mental yang kuat.

Rasa Sakit yang Tak Terbayangkan

Kirana bercerita bahwa proses menghapus tato yang ia jalani sangat sulit. Bahkan, ia tak bisa mendeskripsikan rasa sakit yang dirasakan selama menjalani prosedur laser. "Rasanya luar biasa sakit, saya tidak bisa menggambarkannya dengan kata-kata," ujarnya. Meskipun demikian, ia tetap bertekad untuk melanjutkan proses ini hingga semua tato hilang.

Penghapusan tato menggunakan laser memang dikenal sebagai prosedur yang menyakitkan. Setiap sesi laser biasanya membutuhkan waktu beberapa menit hingga satu jam, tergantung ukuran dan warna tato. Pasien sering merasakan sensasi seperti tersengat listrik atau karet gelang yang dipukulkan ke kulit.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Alasan di Balik Keputusan Menghapus Tato

Meski tidak disebutkan secara detail, keputusan Kirana untuk menghapus tato-tatonya mungkin terkait dengan tuntutan profesi atau perubahan gaya hidup. Sebagai artis, penampilan seringkali menjadi pertimbangan utama. Tato yang mencolok bisa membatasi peran yang ditawarkan, terutama untuk karakter tertentu.

Proses penghapusan tato ini membutuhkan beberapa kali sesi laser, tergantung pada kedalaman dan warna tinta. Tato yang lebih gelap dan lebih dalam memerlukan lebih banyak sesi. Kirana telah menjalani beberapa sesi dan hasilnya sudah terlihat: tujuh dari delapan tato berhasil dihapus.

Dampak pada Karier dan Kehidupan Pribadi

Keputusan untuk menghapus tato tentu berdampak pada karier dan kehidupan pribadi Kirana. Di industri hiburan, penampilan yang bersih seringkali lebih disukai untuk peran-peran tertentu. Selain itu, tato juga bisa menjadi stigma di masyarakat, meskipun pandangan ini perlahan berubah.

Kirana sendiri tidak menyesali pernah memiliki tato. Ia menganggap tato sebagai bagian dari perjalanan hidupnya. Namun, untuk masa depan, ia memilih untuk tampil tanpa tato. "Ini keputusan pribadi, dan saya merasa ini yang terbaik untuk saya saat ini," tambahnya.

Proses penghapusan tato juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Setiap sesi laser bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung klinik dan area tubuh. Kirana tidak menyebutkan berapa total biaya yang telah dikeluarkan, namun ia mengaku proses ini sepadan dengan hasil yang diinginkan.

Kini, Kirana Larasati tinggal memiliki satu tato yang tersisa. Ia berencana untuk segera menghapusnya dalam waktu dekat. Dengan demikian, tubuhnya akan benar-benar bersih dari tato. Semoga proses selanjutnya berjalan lancar dan memberikan hasil yang memuaskan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga