Ernest Prakasa Bebani Diri di Film Bandits Of Batavia
Ernest Prakasa Bebani Diri di Film Bandits Of Batavia

Ernest Prakasa Akui Beban di Film Bandits Of Batavia

JAKARTA, KOMPAS.com – Sineas Ernest Prakasa mengaku merasa terbeban saat mengerjakan film terbarunya berjudul Bandits Of Batavia. Selain menjadi film laga pertamanya, Bandits Of Batavia juga menjadi film pertama yang ia tulis dan sutradarai di bawah naungan Rumah Produksi Imajinari yang ia miliki.

Ernest mengaku lebih terbebani karena Imajinari telah mencetak film-film box office sebelumnya. “Sebenarnya yang bikin susah dari skenario yang lagi gue tulis ini bukan hanya masalah ini adalah sebuah film action, periodik pula karena latarnya tuh di era Batavia Hindia Belanda abad 19,” kata Ernest dalam unggahan di Instagram-nya, dikutip Kompas.com Senin (15/6/2026).

Film Bandits Of Batavia menjadi tantangan tersendiri bagi Ernest karena harus menggabungkan genre laga dengan latar sejarah yang detail. Ia harus melakukan riset mendalam untuk memastikan akurasi periode kolonial Belanda di Batavia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ernest juga menambahkan bahwa tekanan datang dari ekspektasi tinggi setelah kesuksesan film-film Imajinari sebelumnya. “Kami ingin memberikan yang terbaik, tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai karya yang menghormati sejarah,” ujarnya.

Meskipun terbebani, Ernest optimis dapat menyelesaikan film ini dengan baik. Ia berharap Bandits Of Batavia dapat diterima oleh penonton dan menjadi salah satu film laga Indonesia yang berkesan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga