Polda Metro Jaya Ungkap Progres Laporan Dewi Perssik Soal Akun Palsu
Polda Ungkap Progres Laporan Dewi Perssik Soal Akun Palsu

Polda Metro Jaya Ungkap Progres Laporan Dewi Perssik

Selebritas dan penyanyi dangdut Dewi Perssik melaporkan akun media sosial yang menggunakan namanya tanpa izin. Kasus ini kini tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo, menjelaskan bahwa akun tersebut menggunakan nama pengguna yang menyerupai Dewi Perssik. Akun itu juga menggunakan foto yang mirip dengan pelapor, padahal akun tersebut bukan milik Dewi Perssik.

“Yang bersangkutan melaporkan pada tanggal 9 April 2026 tentang sebuah akun media sosial yang menggunakan foto korban,” kata Tiksnarto, Sabtu (23/5), dikutip dari Tribratanews Polri.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menurutnya, akun tersebut menggunakan nama dan foto Dewi Perssik. Dewi Perssik melaporkan akun itu atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Jadi akun ini diketahui menggunakan username yang menyerupai korban, menggunakan foto yang menyerupai korban, padahal akun tersebut tidak dimiliki oleh korban atau pelapor DP,” ujarnya.

Sebelumnya, Dewi Perssik telah memberikan keterangan yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai pelapor kasus tersebut kepada penyidik kepolisian. Dewi yang didampingi pengacaranya, Sandy Arifin, juga menyerahkan sejumlah barang bukti baru kepada penyidik.

Pihak Dewi Perssik terlihat membawa dokumen serta alat bukti digital untuk memperkuat laporan terhadap oknum yang diduga melakukan manipulasi data dan pencatutan nama di media sosial.

Sandy mengatakan bukti-bukti tersebut sebagai penguat atas kerugian yang dialami kliennya akibat akun-akun bodong yang mengatasnamakan Dewi Perssik.

“Bukti ada capture-an, terus juga ada beberapa yang sudah kita pindahkan ke flashdisk, kemudian juga ada beberapa saksi yang akan kita hadirkan, kita sampaikan terkait laporan yang sudah pernah kita laporkan,” beber Sandy Arifin di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/5).

Pemeriksaan ini berkaitan dengan laporan Dewi Perssik pada April 2026. Laporan tersebut mengenai akun Facebook palsu yang menggunakan identitasnya secara ilegal untuk kepentingan tertentu yang merugikan nama baik. Dewi Perssik tidak banyak memberikan pernyataan mengenai kasusnya dan menyerahkan sepenuhnya urusan pada kuasa hukumnya.

“Sehat. Terima kasih,” ujar Dewi Perssik sambil tersenyum ramah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga