Hoaks Kematian Rhoma Irama Beredar di Media Sosial
Sebuah narasi palsu yang mengklaim penyanyi dangdut legendaris Raden Haji Oma Irama atau yang lebih dikenal sebagai Rhoma Irama telah meninggal dunia beredar luas di media sosial. Informasi menyesatkan ini muncul pada pertengahan April 2026, sehingga menciptakan kesan seolah-olah peristiwa tersebut baru saja terjadi dan memicu kekhawatiran di kalangan penggemar.
Penyebaran Informasi Hoaks
Klaim tidak benar tersebut disebarkan melalui beberapa akun Facebook yang aktif memviralkan narasi kematian Rhoma Irama. Penyebaran informasi palsu ini dilakukan dengan tujuan yang tidak jelas, namun berpotensi menimbulkan kepanikan dan kesedihan di masyarakat, terutama bagi para penggemar setia sang Raja Dangdut.
Verifikasi oleh Tim Cek Fakta
Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, terungkap bahwa narasi tersebut sama sekali tidak benar dan dikategorikan sebagai hoaks. Tim verifikasi telah mengonfirmasi bahwa Rhoma Irama masih dalam kondisi sehat dan aktif berkarya, sehingga klaim kematiannya pada April 2026 adalah informasi yang menyesatkan dan harus diabaikan.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial dan memverifikasi kebenarannya melalui sumber-sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya lebih lanjut. Hoaks semacam ini tidak hanya meresahkan, tetapi juga dapat merugikan pihak-pihak terkait, termasuk keluarga dan karir Rhoma Irama.



