IHSG Menguat 1,10 Persen Jumat, Masih Turun 8,35 Persen dalam Sepekan
IHSG Menguat 1,10 Persen, Masih Turun 8,35 Persen Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini menjadi sorotan karena mengalami fluktuasi yang cenderung melemah dalam beberapa hari terakhir. Meskipun demikian, pada Jumat (22/5/2026), IHSG berhasil ditutup menguat pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks naik sebesar 67,10 poin atau 1,10 persen ke level 6.162,04.

Kinerja IHSG dalam Sepekan

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (23/5/2026), meskipun mengalami penguatan pada Jumat, IHSG tetap mencatat penurunan sebesar 8,35 persen dalam sepekan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar saham Indonesia.

Peran IHSG sebagai Indikator Pasar

IHSG berfungsi sebagai indikator atau barometer utama yang mencerminkan kinerja seluruh saham yang tercatat di BEI. Fluktuasi IHSG menjadi perhatian investor dan analis untuk menilai arah pergerakan pasar modal Indonesia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penguatan pada Jumat memberikan sedikit optimisme, namun penurunan mingguan yang signifikan masih menjadi catatan. Investor diharapkan tetap waspada terhadap kondisi pasar yang volatil.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga