Monas Ramai Dikunjungi 13.503 Orang di Hari Kedua Lebaran 2026
Kawasan wisata Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat mengalami lonjakan kunjungan pada hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, tepatnya hari Minggu, 22 Maret 2026. Menurut data dari pengelola, jumlah pengunjung mencapai 13.503 orang dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, termasuk 151 wisatawan mancanegara.
Program 'Lebaran di Monas' dengan Hiburan Spesial
Pengelola Monas, melalui Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Muhammad Isa Sarnuri, menyiapkan serangkaian acara menarik melalui program bertajuk 'Lebaran di Monas'. Acara ini berlokasi di sisi selatan Monas dan menampilkan pertunjukan video mapping serta air mancur menari yang memukau.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan musik yang diramaikan oleh sejumlah musisi ternama, seperti Vagetoz, Sigit Wardhana, Cut Mila, 3 Sanca, Bikin Hepi, Dorrein Latuputy, Deddy Lisan, Orkes Biang Kerok, dan Wahyudiramdan. Program ini dirancang untuk menyemarakkan suasana liburan Lebaran di ibu kota.
Jam Operasional dan Akses Gratis untuk Kelompok Tertentu
Monas sebelumnya ditutup pada hari Lebaran dan kembali dibuka pada hari kedua Idul Fitri. Untuk periode 22 hingga 27 Maret 2026, jam operasional Tugu Monas adalah pukul 08.00-18.00 WIB, sementara kawasan sekitarnya buka dari pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Pada 28 dan 29 Maret 2026, area tugu akan diperpanjang jam bukanya menjadi pukul 08.00-22.00 WIB.
Pengelola juga memberlakukan kebijakan akses gratis masuk ke Tugu Monas hingga pelataran cawang bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), lansia yang memiliki KTP Jakarta, serta penyandang disabilitas dengan KTP Jakarta. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi kelompok masyarakat tersebut selama berlibur.
Antusiasme Pengunjung dan Dampak Pariwisata
Lonjakan pengunjung ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menghabiskan waktu liburan Lebaran di tempat wisata ikonik seperti Monas. Dengan adanya program hiburan khusus, Monas berhasil menarik perhatian tidak hanya warga lokal, tetapi juga wisatawan asing, yang berkontribusi pada peningkatan sektor pariwisata Jakarta.
Pengelola berharap acara ini dapat terus memberikan pengalaman berkesan bagi pengunjung dan mendukung pemulihan ekonomi pasca-liburan. Mereka juga mengimbau pengunjung untuk mematuhi aturan yang berlaku guna menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.



