Anyer-Carita Padat Wisatawan, Polisi Berlakukan Sistem One Way dan Buka Tutup Jalan
Anyer-Carita Padat, Polisi Berlakukan One Way dan Buka Tutup

Anyer-Carita Padat Wisatawan, Polisi Berlakukan Sistem One Way dan Buka Tutup Jalan

Destinasi wisata Pantai Anyer hingga Carita di Provinsi Banten mengalami kepadatan lalu lintas yang signifikan akibat membludaknya kendaraan wisatawan. Menghadapi situasi ini, Kepolisian Daerah (Polda) Banten menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas, termasuk sistem one way dan buka tutup jalan, untuk mencegah kemacetan parah dan memastikan keamanan pengunjung.

Rekayasa Lalu Lintas Berlaku Mulai Pukul 09.00-11.00 WIB

Sistem one way diberlakukan sejak simpang Ciwandan di Kota Cilegon hingga wilayah Anyer di Kabupaten Serang, Banten. Kebijakan ini aktif setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Bahkan, untuk mengurangi kepadatan di jalur utama, polisi juga mengalihkan arus lalu lintas ke jalan alternatif. Misalnya, kendaraan dari Kota Serang atau Kota Cilegon dialihkan melalui Mancak menuju Pasar Anyer.

Menurut Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Hutapea, rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional dan disesuaikan dengan tingkat kepadatan kendaraan yang menuju objek wisata. "Kami telah menerapkan sistem one way, penyekatan, serta pengalihan arus ke jalur alternatif untuk menjaga kelancaran lalu lintas," jelas Hutapea pada Senin, 23 Maret 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Imbauan Memilih Destinasi Wisata Alternatif

Guna mengurangi kepadatan yang berpusat di Pantai Anyer, Cinangka, hingga Carita, Polda Banten mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan destinasi wisata alternatif lainnya di wilayah Banten. Beberapa pilihan yang direkomendasikan antara lain:

  • Banten Lama
  • Cikoromoy
  • Ujung Kulon
  • Baduy
  • Tanjung Lesung

"Kami mengimbau masyarakat agar memilih alternatif destinasi wisata lain untuk menghindari penumpukan kendaraan di kawasan Anyer dan Carita," tegas Hutapea.

Ajakan untuk Tertib dan Sabar di Jalan

Polisi juga meminta para pengendara untuk tidak saling serobot, bersabar, dan mematuhi petunjuk personel gabungan yang bertugas di lapangan. Tujuannya adalah mencegah kemacetan panjang yang berpotensi membahayakan keselamatan wisatawan. Orang tua khususnya diingatkan untuk selalu menjaga anak-anak mereka selama berada di objek wisata demi keamanan bersama.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan mematuhi arahan petugas di lapangan, terutama bagi wisatawan yang membawa anak-anak," tambah Hutapea. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan arus lalu lintas menuju kawasan wisata Anyer-Carita dapat tetap terkendali dan nyaman bagi semua pihak.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga