PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama kontraktor pelaksana proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai mencatatkan pencapaian signifikan dalam hal keselamatan kerja. Hingga saat ini, proyek tersebut telah mencatat 6.405.252 total jam kerja tanpa adanya kecelakaan (zero accident). Hal ini disampaikan oleh Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, di Jakarta pada Jumat, 22 Mei 2026.
Komitmen Keselamatan Kerja
Ramdani menjelaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen serius Jakpro terhadap sistem manajemen keselamatan. Penerapan standar keselamatan konstruksi dilakukan di bawah dua payung standar, yaitu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012, dan standar internasional ISO 45001:2018. Kedua standar ini mewajibkan audit periodik, laporan insiden yang transparan, dan perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar sertifikasi pajangan.
Keselamatan Sebagai Budaya Kerja
Menurut Ramdani, pembangunan transportasi publik modern harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap pekerja dan masyarakat sekitar. Keselamatan bukan hanya prosedur proyek, melainkan budaya kerja yang dibangun bersama seluruh mitra dan pekerja di lapangan. Jakpro berkomitmen memastikan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B berjalan produktif, aman, dan tetap memperhatikan kenyamanan warga.
Progres Pembangunan Mencapai 92,67 Persen
Hingga minggu pertama Mei 2026, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 92,67 persen. Kehadiran jalur baru ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi perkotaan dan mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi publik yang lebih terintegrasi, aman, dan ramah lingkungan. Jakpro optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan mengutamakan kualitas pekerjaan, keselamatan konstruksi, dan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat Jakarta.
Dampak Positif bagi Transportasi Jakarta
Proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai merupakan bagian dari upaya pemerintah DKI Jakarta dalam mengembangkan transportasi massal berbasis rel. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas dan menyediakan alternatif transportasi yang efisien bagi warga Jakarta. Jakpro terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran pembangunan dan pengoperasian LRT Jakarta.



