Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan industri semikonduktor nasional dengan langkah strategis, yakni menargetkan 1.000 lulusan baru setiap tahunnya. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten di sektor semikonduktor yang saat ini masih sangat bergantung pada impor.
Target 1.000 Lulusan Baru per Tahun
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan sebanyak 1.000 lulusan baru dari program pendidikan vokasi dan universitas setiap tahunnya. Para lulusan ini akan disiapkan untuk bekerja di industri semikonduktor nasional yang sedang dirintis.
“Kita butuh tenaga kerja yang terampil di bidang semikonduktor. Oleh karena itu, kita targetkan 1.000 lulusan baru per tahun dari berbagai program pendidikan,” ujar Airlangga dalam sebuah acara di Jakarta, Senin (24/5/2026).
Kerja Sama dengan Berbagai Pihak
Pemerintah tidak bekerja sendiri dalam mewujudkan target ini. Mereka menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan teknologi global dan institusi pendidikan dalam negeri. Beberapa perusahaan multinasional telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi dan membantu pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
“Kami juga bekerja sama dengan universitas-universitas terkemuka di Indonesia untuk menyusun kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri. Selain itu, kami mengundang investor asing untuk turut serta dalam pengembangan ekosistem semikonduktor di tanah air,” tambah Airlangga.
Program Pendidikan dan Pelatihan
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan mengembangkan program pendidikan dan pelatihan khusus semikonduktor. Program ini akan mencakup pendidikan formal di universitas dan politeknik, serta pelatihan vokasi yang lebih praktis. Beberapa perusahaan teknologi global juga akan membuka pusat pelatihan di Indonesia.
“Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami siap pakai dan mampu bersaing di tingkat global. Oleh karena itu, kurikulum akan disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini,” jelas Airlangga.
Dampak Ekonomi dan Kemandirian Teknologi
Industri semikonduktor merupakan salah satu sektor strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian teknologi. Dengan memiliki industri semikonduktor nasional, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor komponen elektronik dan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.
“Semikonduktor adalah fondasi dari berbagai produk teknologi modern, mulai dari smartphone hingga kendaraan listrik. Dengan menguasai industri ini, kita tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” pungkas Airlangga.
Pemerintah optimistis target 1.000 lulusan baru per tahun dapat tercapai dengan dukungan semua pihak. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan industri semikonduktor di Indonesia dan membawa negara ini menjadi pemain penting dalam rantai pasok global.



