Media Singapura dan Malaysia Soroti Isu Reshuffle Kabinet Prabowo
Media Asing Soroti Isu Reshuffle Kabinet Prabowo

Media asing dari Singapura dan Malaysia menyoroti spekulasi adanya perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Hal ini terjadi seiring dengan pelantikan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik Sudaryati Deyang, pada Senin (8/6/2026), serta pemecatan sejumlah pejabat terkait kasus korupsi dan kekhawatiran terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

Peliputan Media Asing

Media asal Singapura, The Straits Times, dan media asal Malaysia, The Star, menerbitkan artikel berjudul "Corruption scandals, rupiah fall revive reshuffle talks in Indonesia" pada Senin (8/6/2026). Kedua media tersebut menyoroti pelantikan Nanik sebagai Kepala BGN yang mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), program andalan Prabowo. Pelantikan Nanik diikuti dengan pelantikan dua pejabat lainnya, yaitu Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari, sebagai Wakil Kepala BGN.

Faktor Pemicu Spekulasi

Spekulasi reshuffle kabinet muncul setelah serangkaian peristiwa, termasuk pemecatan pejabat yang terlibat dalam skandal korupsi dan pelemahan nilai tukar rupiah. Kondisi ekonomi yang kurang stabil turut memperkuat dugaan bahwa Presiden Prabowo akan melakukan perubahan dalam susunan kabinetnya untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Pelantikan Kepala BGN baru dianggap sebagai sinyal perubahan fokus pada program pangan nasional.
  • Pemecatan pejabat korup menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi, namun juga memicu ketidakpastian politik.
  • Pelemahan rupiah terhadap dolar AS menambah tekanan pada perekonomian Indonesia.

Para pengamat politik menilai bahwa reshuffle kabinet bisa menjadi langkah strategis untuk mengembalikan kepercayaan publik dan investor. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Prabowo.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga