Buku Presiden Solusi Luncurkan 108 Langkah Prabowo Atasi Masalah Bangsa
108 Solusi Prabowo dalam Buku Presiden Solusi

Presiden Prabowo Subianto dalam 18 bulan masa kepemimpinannya meluncurkan buku berjudul "Presiden Solusi" yang merangkum 108 problem dan solusi, seperti persoalan kelangkaan LPG hingga pupuk. Buku ini ditulis oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Analisis Data Strategis Agung Gumilar Saputra.

Isi Buku Presiden Solusi

Buku tersebut mengulas pendekatan problem solving Prabowo dalam menjawab berbagai persoalan bangsa di bidang pangan, energi, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Qodari menyatakan, "Menuju Bapak Transformasi Bangsa itu, rekam jejaknya, titik-titiknya itu kita catat di buku Presiden Solusi ini. Jadi solusi-solusi ini ada 108, nanti terus akan bertambah." Menurutnya, berbagai solusi yang dihadirkan Presiden Prabowo merupakan bagian dari proses transformasi bangsa yang diharapkan dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Latar Belakang Penyusunan

Dirgayuza menceritakan bahwa penyusunan buku diawali dengan pemetaan kebijakan dan langkah penyelesaian masalah yang telah dilakukan Prabowo sejak awal masa pemerintahan. "Jadi kami mencoba memetakan dan ternyata ada 108 solusi yang sudah dihadirkan oleh Bapak Presiden," tuturnya. Ia menilai, salah satu karakter utama kepemimpinan Presiden Prabowo adalah dorongan untuk menghadirkan solusi secara cepat karena kebutuhan masyarakat tidak dapat ditunda. "Bapak Presiden kita merasa semua harus di-deliver secepat-cepatnya. Karena rakyat enggak bisa menunggu," papar Dirgayuza.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Format Buku yang Dipilih

Dirgayuza menambahkan, format buku dipilih karena banyaknya inovasi kebijakan publik yang telah dijalankan Presiden Prabowo. Di sisi lain, informasi yang beredar di media sosial dinilai belum mampu menggambarkan secara utuh berbagai program dan solusi yang telah dilaksanakan pemerintah. "Saking banyaknya inovasi kebijakan publik yang dilakukan oleh Bapak Presiden, dan kapasitas media sosial yang semakin hari semakin sempit, publik ini sepertinya lost track," terangnya. Buku tersebut disusun dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami masyarakat luas, tanpa membahas teori-teori kebijakan publik yang rumit. "Jadi kami mencoba menyampaikan ini semudah mungkin. Tidak ada teori-teori di sini. Langsung apa yang dipermasalahkan dan apa yang disolusikan oleh Presiden satu per satu, before-afternya, dan juga data-data statistiknya," pungkas Dirgayuza.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga