Imigrasi Pastikan Paspor Berserakan di BSD Kedaluwarsa, Hanya Sampul
Imigrasi: Paspor Berserakan di BSD Kedaluwarsa

Kepala Kantor Imigrasi Tangerang, Hasanin, mengonfirmasi bahwa paspor yang berserakan di dekat Halte BSD, Serpong, Tangerang Selatan, telah habis masa berlakunya. Temuan tersebut viral setelah warga melaporkan adanya dokumen berserakan di area publik.

Hasanin menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, seluruh sampul paspor yang ditemukan tidak lagi memiliki halaman biodata maupun halaman isi. "Jika yang ditemukan itu hanya berupa sampul," ujarnya pada Selasa, 9 Juni 2026. Pihaknya menerima sebanyak seratusan sampul paspor dari Polsek Serpong untuk ditindaklanjuti.

Koordinasi dengan Kemenag Tangsel

Imigrasi telah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji Tangerang Selatan untuk mendalami asal-usul dokumen tersebut. Hasil koordinasi menunjukkan bahwa barang bukti berupa 129 sampul paspor Republik Indonesia bekas dan satu paspor yang telah habis masa berlaku merupakan milik jemaah haji yang telah berangkat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Barang bukti yang diterima berupa 129 sampul paspor Republik Indonesia bekas dan satu paspor Republik Indonesia yang telah habis masa berlaku," jelas Hasanin. Ia menambahkan bahwa paspor lama tersebut sudah tidak berlaku dan berada dalam tanggung jawab Kantor Wilayah Kementerian Haji Tangsel.

Imbauan Evaluasi dan Kewaspadaan

Hasanin mengimbau Kantor Wilayah Kementerian Haji Tangsel untuk mengevaluasi mekanisme pengembalian paspor lama jemaah haji agar kejadian serupa tidak terulang. "Kami mengimbau agar mengevaluasi terkait mekanisme pengembalian paspor lama yang sudah tidak berlaku para jemaah haji," katanya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menjaga dokumen paspor dengan baik dan aman karena paspor merupakan dokumen resmi negara. Saat ini, barang bukti telah diserahkan kepolisian kepada Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Tangerang untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga