Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) dari berbagai fakultas yang tergabung dalam Forum Lintas Alumni UI menyatakan sikap tegas terkait kasus disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (9/6/2026), mereka menegaskan komitmen untuk menjaga kehormatan almamater yang membawa nama bangsa.
Marwah Keilmuan Tidak Boleh Dikompromikan
Para alumni menekankan bahwa marwah keilmuan di kampus perjuangan ini tidak boleh dikompromikan oleh kepentingan transaksional ataupun praktik-praktik yang mereduksi standar etika akademik demi legitimasi instan. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas kontroversi yang melibatkan disertasi doktoral Bahlil di Universitas Indonesia.
Sikap Forum Lintas Alumni UI
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga, merawat, dan memastikan penerapan etika akademik yang tinggi di lingkungan universitas, ILUNI UI menyatakan beberapa sikap, antara lain:
- Mendesak transparansi proses akademik terkait disertasi tersebut.
- Menolak segala bentuk praktik yang mengurangi integritas akademik.
- Meminta pihak universitas untuk menegakkan aturan etika secara konsisten.
- Mengajak seluruh civitas akademika untuk menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan.
Forum Lintas Alumni UI juga mengingatkan bahwa kasus ini menjadi ujian bagi komitmen UI dalam menjaga standar akademik. Mereka berharap agar proses evaluasi dapat berjalan objektif dan tidak dipengaruhi oleh tekanan eksternal.
Sebelumnya, kasus disertasi Bahlil Lahadalia menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan pelanggaran etika akademik. Berbagai pihak, termasuk mahasiswa dan dosen, juga telah menyuarakan keprihatinan mereka. Dengan adanya pernyataan dari ILUNI UI, tekanan terhadap universitas untuk bertindak semakin besar.



