BEM Unair Minta Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Lewat Petisi
BEM Unair Minta Program MBG Dihentikan Lewat Petisi

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga (BEM Unair) mengajak masyarakat untuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui petisi di situs Change.org. Petisi berjudul "Hentikan Program Makan Bergizi Gratis!" dibuat pada 3 Juni 2026.

Alasan BEM Unair Membuat Petisi

Melalui unggahan di Instagram, BEM Unair menjelaskan alasan di balik pembuatan petisi tersebut. "Kami dari BEM Universitas Airlangga ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk menyadari betapa problematiknya Program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto," tulis BEM Unair di akun @bem_unair, dikutip Selasa (9/6/2026).

BEM yang diketuai oleh M Rizqi Senja Virawan ini menyatakan keprihatinan terhadap MBG semakin mendalam setelah penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, oleh KPK atas dugaan korupsi dan penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Korupsi pada Program MBG

Petisi ini muncul sebagai respons atas dugaan korupsi yang melibatkan pejabat tinggi di Badan Gizi Nasional. BEM Unair menilai bahwa program MBG tidak berjalan dengan baik dan justru menimbulkan masalah baru. Oleh karena itu, mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan program tersebut dan mengevaluasi ulang kebijakan yang ada.

Hingga berita ini diturunkan, petisi tersebut telah mendapatkan dukungan dari ribuan warga yang setuju dengan tuntutan BEM Unair. Masyarakat diharapkan terus mendukung petisi ini agar program MBG segera dihentikan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga