Dosen Program Studi Kimia Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM), Winarto Haryadi, mengungkapkan bahwa soda api atau natrium hidroksida (NaOH) berpotensi merusak pipa PVC, terutama jika digunakan secara tidak tepat. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan Kompas.com pada Minggu, 7 Juni 2026.
Mekanisme Kerja Soda Api
Soda api, yang juga dikenal sebagai soda kaustik, bekerja dengan melarutkan lemak dan minyak yang menyumbat saluran air, sehingga memudahkan penguraiannya. Namun, Winarto menekankan bahwa sifat basa kuat dari NaOH dapat menimbulkan risiko jika tidak digunakan sesuai prosedur.
Panas Berlebih Merusak Pipa
"Soda api adalah natrium hidroksida atau NaOH, yaitu basa kuat. Saat dilarutkan dalam air, zat ini menghasilkan panas yang berpotensi membuat pipa PVC lebih cepat rusak," jelas Winarto. Panas yang dihasilkan dari reaksi pelarutan dapat melemahkan struktur pipa PVC, menyebabkan retak atau bahkan kebocoran.
Rekomendasi Penggunaan
Untuk menghindari kerusakan, Winarto menyarankan penggunaan soda api sesuai petunjuk dan tidak berlebihan. Pengguna juga disarankan untuk menggunakan pelindung dan memastikan ventilasi yang baik saat menangani bahan kimia ini.



