Otoritas Terusan Panama (ACP) secara resmi mengumumkan pengurangan batas maksimum sarat air (draft) bagi kapal-kapal yang melintasi pintu air Neopanamax. Langkah ini berpotensi memicu kembali kekhawatiran pelaku industri pelayaran global akan terulangnya krisis akibat kekeringan parah seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
Detail Kebijakan Baru
Mulai 3 Juli 2026, kapal yang menggunakan jalur Neopanamax akan dibatasi pada sarat maksimum sebesar 49,5 kaki atau setara 15,09 meter. Keputusan ini diambil berdasarkan kondisi ketinggian air saat ini dan proyeksi volume air di Danau Gatun, serta potensi berkembangnya pola cuaca El Nino pada akhir tahun ini.
Dampak bagi Industri Pelayaran
Pengurangan batas sarat ini dapat menyebabkan kapal-kapal besar harus mengurangi muatan agar dapat melintas, yang berpotensi meningkatkan biaya pengiriman dan memperpanjang waktu transit. Pelaku industri pelayaran global kini waspada terhadap kemungkinan terulangnya krisis seperti sebelumnya yang sempat mengganggu rantai pasok internasional.
ACP menyatakan akan terus memantau kondisi hidrologi dan memberikan pembaruan secara berkala. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga operasional Terusan Panama tetap berjalan optimal di tengah tantangan perubahan iklim.



